Archive for September, 2007

jogja…!

Wednesday, September 5th, 2007

“…dan candu itu bernama jogja, semakin lama dan dalam kau isap, semakin berat untuk keluar darinya, keragaman budaya dan keunikan yang ditawarkan, pemandangan yang indah, senyum ramah. dari utara ke selatan atau dari barat ke timur, baik pagi, siang maupun malam, jogja menyajikan suguhan yang istemewa.
kota budaya, kota seni, kota pelajar, kota pariwisata, kota revolusi, kota gudeg, kota dagadu, kota sheila on 7.dan sederet gelar buat jogja
pagi di jalan bantul sepeda beriringan menuju tujuan masing2. konon orang bantul, pipi kanan mereka lebih hitam daripada pipi kiri karena terkena cahaya matahari dari timur saat pergi, dan dan dari barat saat mereka pulang. nongkrong di angkringan tanpa perlu sungkan berlama-lama, walau cuman beli secangkir teh dan sebungkus kerupuk, dengan mata terkantuk-kantuk penjualnya tetap melayani, jogja ibarat makanan ringan yang tak pernah basi dan tak pernah bikin kenyang.
puluhan polisi tidur menyapa saat melintasi jalan2 di jogja, seakan warganya tidak rela ada yang berlalu dengan cepat tanpa tegur sapa dan sedikit senyum, dere langkung…! dengan goyunan khas ala kaos dagadu membuat orang tersenyum2 sendiri saat membacanya, gurih dan manis bakpia segurih dan sehangat jiwa orang2 jogja. tak cukup kata2 untuk jogja, karena jogja adalah cinta, dan cinta terlalu universal dengan banyak sisi dan perspektif untuk memandang dan menikmatinya,
( dimana hatimu berada, disitulah rumahmu ).

obrolan

Tuesday, September 4th, 2007

bir dingin yang konon berasa gurih, tak akan berarti tanpa seorang teman yang bisa diajak ngobrol
sambil menikmati tiap tetesnya melewati tenggorokan.
malam itu rabu gaul, cengkraman bulan tua terpaksa untuk malam ini tak ada dugem,
hiburan alternatif pun dicari, nongkrong di circle-K disenturan jadi pilihan.
gondrong-1 pun bertemu dengan gondrong-2. mungkin karena desakan keadaan.(sama 2 sendirian).
mulai dari obrolan basa basi sampai yang serius mengalir hangat,

gondrong -1: band dan musik kesukaan lo apa?
gondrong -2: sambil mengacungkan jari telunjuk dan jari tangah ( V ),metallica…!
gondrong -1: hah itu kan lambang victory atau piss bagi anak2 slank.atau buat melerai kalo ada yang berkelahi.
gondrong -2: ah itu kan cuman simbol, ya suka 2 gw dong mau mengartikan itu apa…suka 2 slank…suka orang…
gondrong -1: oke deh kaka, terserah kaka ajach dech…hehe…kenapa harus metallica?.
gondrong -2: musik nya cadas dan keras seperti hidup gw.
gondrong -1: emang hidup lo cadas dan keras ya…?
gondrong -2: suka 2 gw dong yang jalani kan gw.
gondrong -1: oke deh kaka, terserah kaka ajach dech…hehe…kalo band indonesia suka ma siapa?.
gondrong -2: sheila on 7…!
gondrong -1: haah…? kenapa mesti sheila…? lo jangan bilang suka 2 gw…
gondrong -2: gw pernah ketemu eross dan poto bareng doi.
sambil membuka dompet gondrong -2 memperlihatkan poto dia bareng eross, mungkin biar lebih menyakinkan.
( idih jijay banget ni orang rambut aja gondrong…hehe…).
gondrong -2: pernah juga ketemu pas di alun 2 eross senyum ke gw, mungkin dia masih ingat ma gw.
gondrong -1: ah lo aja kege er an.hehe…eross kan orangnya emang rada cengengesan…
gondrong -2: tapi sekarang sheila aseem banget.
gondrong -1: emang nya kenapa?
gondrong -2: mentang2 sudah banyak duit meninggalin fans nya begitu aja. main di jogja aja gak pernah lagi.
gondrong -1: hehe…mungkin mereka lagi sibuk ngurus kekasih gelapnya.dan lo adalah kisah kelasik setelah mereka mempunyai masa depan.hehe…ya udah fren…! gw cabut ya…dah malam…haha….

kisah hari ini: sudut pandang

Tuesday, September 4th, 2007

…adalah seorang pemuda dengan segala ambisinya hampir tidak mengenal
pesimis. suatu saat dengan ambisi dan optimis, bercita-cita merubah dunia.
dihadapkan pada kenyatan dia tidak merubah dunia sama sekali walau segala usaha
telah dilakukan.
dengan memberi sedikit teloransi pada dirinya sendiri niat pun dikendorkan
dia bercita-cita untuk merubah keluarganya. sekali lagi kenyataan harus diterima.
tak ada yang berubah dan dirubah.
mendekati titik putus asa dia pun merubah dirinya sendiri, tanpa dia sadari
dia telah merubah keluarganya bahkan dunia. saat itu dia menyadari, selama ini telah melupakan
proses, dan ada banyak sudut untuk memandang sesuatu…(rekaman orang mauk)